Jumat, 30 Desember 2011

tentang idola ^^

Kita semua tentu punya sosok yang diidolakan kan?
aku juga punya dia seorang penulis
namanya raditya dika

aku pertama ngefans awal mulanya ketika aku kelas 1 smp saat itu aku berjalan jalan di gramedia ada beberapa buku berwarna hijau "kambing jantan" itu pertama kali aku lihat pengen ketawa kok judule lucu itu yang pertama muncul di benakku ada niat si pengen beli saat itu tapi aku abaikan niatku itu hehe beberapa lama setelah kejadian itu di rumah kakak membaca sebuah buku tapi aku emang gak perhatiin nah kakak itu ketawa ketawa mulu lalu aku mengintip melihatbuku apa yang dibaca ternyata buku tadi "kambing jantan"itu sontak kaget dong
"lho buku ini"
"kenapa?"
"gak papa tadi aku lihat kaget aja tadi mau beli gak jadi"
"oh"
aku merasa jodoh dengan buku itu gak jadi beli tapi tetap dia .... hehe :3
aku yang masih unyu unyu kelas 1 smp waktu itu punya temen ceritanya yaitu buku itu hehe ia teman bermain yang enak loh bahkan saking deketnya kalau di taman bermain sering aku ayunin tuh buku :3 dan di keunyuanku itu dan kesotoyanku i want to be him a great author
lalu aku mencoba membaca dan luar biasa gilanya lucunya itu 1 hari aku menyelesaikan buku itu
lalu berlanjut beberapa waktu setelah membaca buku itu aku iseng iseng buka dan membaca blog raditya dika yang waktu itu bernama kambingjantan.com satu hal yang aku inget adalah aku baca curcolan kalau ada anak dan ibu ketemu bang raditya dika di bandara dan ibunya bilang "kok pendek ya" hahaha
lalu semakin berlanjut aku mulai membaca buku buku selanjutnya cinta brotonsaurus berlanjut radikus makankakus babi ngesot MMJ dan yang baru MSS

sampai sekarang aku masih mengaguminya dan tentunya berharap bertatap muka tentunya
dan saat itu tiba , saat itu kakak menelpon ketika masih di sekolah
"halo"
"yaya ada seminar yang bintang tamunya raditya dika di semarang mau nonton gak?"
sontak aku terdiam antara syok kaget bingung campur campur
"kapan?"
"sabtu depan"
"tapi sabtu depan aku ada acara penting"
"acara apa?"
"ultah............"
"kamu putusin ntar sebelum jam 3 sms aku tiketnya keburu habis"
"iya"

salama 1 jam aku berkutat dengan berfikir
mana yang harus aku pilih semua penting bagiku
setelah aku melihat jam aku tahu waktuku gak banyak dan aku harus memutuskan sesegera mungkin aku mengambil handphone dan mulai memencet tutsnya
"aku belikan tiketnya ya. aku ikut
aku tahu di satu sisi teman teman bakal protes sama keputusanku tapi kuharap mereka mengerti

malamnya aku masih bimbang apa keputusanku benar tapi aku mencoba tidak memikirkannya sama sekali
sampai di hari sabtu aku datang di sebuah gedung di semarang aku menunggu detik demi detik jam demi jam lama banget raditya dika memunculkan batang hidungnya??
akhirnya raditya dika dipanggil mc dan disambut para penonton yang histeris
aku sengaja duduk dipinggir agar dapat melihat jelas dan jeng jeng raditya dika lewat disempingku ada jarak 10cman lah aku melihat wajahnya dengan jelas aku melihat pendeknya dengan jelas
aku terdiam tak sadar aku ikut teriak ini beneran gak sadar lho
setelah ia berstand upria aku terdiam gak bisa bicara rasanya pengen nangis pengen seneng pengen ketawa senyum campur campur deh akhirnya aku malah diam tanpa berkata apa apa
ia mulai berbagi pebgalaman dengan guyonan yang selalu segar aku sangat tertarik
aku berharap dapat foto bareng sayang ia buru buru its okay pikirku

selesai acara aku keluar menghampiri ortu yang sudah menunggu diluar gedung
"yaya seneng?"
akupun mengangguk penuh senyum
tak lama hapeku getar
"yaya balik ke gedung siapa tahu bisa foto bareng"
"ha? i...iya"jawabku

aku menghampiri kakakku yang sudah menunggu di luar ruang entah ruang apa itu tak banyak yang berada di luar ruangan hanya kira-kira 10 orang
di tengah hujan derresss akhirnya dika keluar dan karena buru buru ada mobil di sebelah kiriku tepat
"maaf ya buru buru teman teman" kata dika singkat
aku melihatnya dengan jarak cukup dekat ngelihat aja idolaku satu ini cukup kok aku udah seneng banget loh
ada salah seorang memberi kado nyesel juga sih aku gak bawa kado tapi its okay
kulihat dika masuk mobil sampai mobil itu menjauh pergi
aku senyum
ini kali pertama ketemu idola dan aku very exicted
kalian boleh mengatakn itu ndeso tapi aku mengatakan unforgetable experience :D

Selasa, 29 November 2011

Park Shin Hye :D

jad ceritanya aku lagi gila gilanya sama park shin hye nih :D
sebenernya dah lama sih tapi banget bangetnya sekarang karena habis nonton you've fallen for me :D waah keren lho :D
So, ini aku bagi sedikit info tentang park shin hye

Park Shin Hye adalah salah satu artis,penyayi,model korea selatan yang populer. Namanya mulai naik daun ketika membintangi serial "you're beautiful" sebagai gominam :D selain itu ia juga membintangi serial you've fallen for me sebagai lee gyu won

Ia lahir di gwangju korea selatan pada 18 Februari 1990.
Suaranya yang jernih membuat park shin hye membintangi soundtracknya serialnya seperti you're beautiful dan you've fallen for me

yeah,at last i love you park shin hye :D 


Sabtu, 22 Oktober 2011

aku kehilangan mereka

mereka adalah sekelompok orang yang ada saat aku perlu yang selalu dengarkan celotehku aku kehilangan mereka, aku ingin kita bersama berkumpul tertawa seperti dulu layaknya SAHABAT
aku sudah menyangka kelak ketika kita beda jalan kita akan berpisah hati ,benar

sejuta pesan tiada kalian balas kata kataku "i need you right now" tiada dipedulikan

saat aku datang, hanya jadi kacang buatmu

aku juga punya hati yang tak boleh sembarangan kau sakiti
awalnya kucoba sabar , dan hatiku akhirnya meledak aku bersikap persis padamu seperti yang acap kali kau lakukan padaku
aku berpura pura cuek tapi hatiku tetap melihatmu tapi mukaku cuek

kata "sombong" wajah tak suka dan memalingkan dariku sering kalian lakukan sebagai reaksi atas sikapku tapi aku merasa puas karena itulah yang aku rasakan saat itu
dimana kalian? dimana kalian yang dulu sayang padaku? sudah lupakah kalian ? sebab aku tidak

Senin, 17 Oktober 2011

Demam UTS



Akhir akhir ini aku disibukin sama yang namanya UTS
jujur aja, UTS benar benar menyita waktu , pulang sekolah harus segera tidur. Malamnya,musti SKS belajar alamak
semua kontak yang biasanya dihubungin gak ada yang angkat atau bales semuanya sibuk mengejar nilai
yap, nilai? seberapa pentingnya nilai itu?
aku gak munafik aku juga mengejar nilai seperti yang lain tanpa aku berfikir sebelumnya kenapa ya aku mengejar sebuah nilai?
buat apa? gengsikah? atau aku ingin mengejar citaku?
jujur, kalau difikir fikir aku mengejar nilai untuk satu hal "tidak remidi" males banget kan yang namanya remidi musti belajar lagi dan lagi hadeh >,<

kembali ke nilai
apa makna nilai bagi kamu?
kalau difikir fikir itu hanya sebuah angka? lalu kenapa semua termasuk aku sendiri ingin mendapat nilai sempurna?
aku juga tak tahu
nilai itu hanya sebuah angka  kan?  kata Izzah Khusna tak peduli bagaimana cara mendapat nilainya tapi yang dilihat adalah nilai buruk atau nilai jelek disanjung atau dicerca?

SELAMAT UTS

NOTE:
Thanks ya Una, for the inspiration

Selasa, 27 September 2011

Twitteran yuk :D

Twitter apa itu?


Mungkin tak banyak yang punya twitter ya ? atau mungkin ada yang punya sekedar username tanpa benar benar diaktifkan?? hehe
Sering yang nganggep twitter itu susah gampangan facebookmungkin karena kita lebih dulu mengenal facebook jadi tak jarang nganggep twitter itu susah
Sebenarnya facebook dan twitter gak ada bedanya sama sama jejaring sosial sama sama bagusnya..

Naaah, lalu sebenarnya apa itu twitter?
Twitter adalah sebuah jejaring sosial hampir mirip dengan facebook bedanya di twitter gak ada fitur chatnya dan di twitter bukan add dan confirm tapi follow dan unfollow.
Menurutku twitter dan facebook gak ada bedanya sama sama asek sih :D

Naah (lagi) buat lebih memahaminya check this out:

  • Hampir sama seperti facebook bisa nulis status juga kalau di facebook publish atau bagikan sedang di twitter post

Nah sampai disini gampang kan?
  • Lanjuut, kalau di facebook kita ada yang nge-add ada yang kita add , dan jika di twitter follower adalah orang yang nge follow kita (baca: nge add kita) ada juga following adalah orang yang kita follow     (baca: yang kita add)

Trus gimana caranya nge follow orang di twitter?
Very easy tinggal klik follow di profil orang yang mau kita follow dan langsung tarra ibaratnya facebook langsung diconfirm gitu hehe , bedanya di facebook kalau kita belom jadi teman kita bisa kirim message tapi kalau di twitter kalau kita belum difollow ya belum bisa di Direct Message atau lebih dikenal dengan DM

ada beberapa istilah di twitter yang tak jarang membuat bingung :
  • Timeline : kalau di facebook kita mengenal istilah home/beranda di twitter adalah timeline tapi di twitter yang muncul adalah kicauan dari followers kita
  • Mention : kalau di facebook kita mau ngasih entah status info saran atau nyindir hehe ke temen kita kan bisa pake tanda "@" begitu juga twitter
ada juga retweet atau lebih dikenal RT merupakan pengulangan kembali tweet atau status teman kita , gampang tinggal klik retweet ajah,
  • jika kita me retweet lewat twitter jadinya hanya statusnya saja tapi kalau pengen kita meretweet dengan sedikit komen atau sekedar tulisan RT bisa kok lewat beberapa aplikasi seperti:
Tweete.net

Tuitwit.com



  • gampang caranya kita tinggal klik RT, trus udah deh tulis mau nulis apa klik tweet done :D
  • Favorite : kalau kita baca waaah tweet temen kita kok bagus ya ahh jadi tweet favorit ajaa gampang tinggal klik gambar bintang atau tulisan favoritedan tweet itu bisa kita lihat di profil :D
Nah, gak susah kan twitter itu??
:)

I'm sorry

Look at you
make me cry
Look your eyes
There are tears
Tears that you hide with your smile
Sadness smile



Dissappointment ? Angry? Frustration?
Is that your feeling now?
But, you just silent with THAT smile

word "SORRY" isn't enough for you
word "give me a chance" just make you daydream
what should I do??

I fallen down here
You try to help
But when i touch you
Your shadow is gone
Where are you?

Hurtly, I whisper "I'm sorry"

Kamis, 15 September 2011

Impian

Memikirkannya sejenak buatku lupakan beban
Buatku sejenak bersorai kegirangan
Dan  buatku terbuai dalam pelukan

Meski, mereka bilang aku salah aku berlebihan
Namun aku tak peduli tak sedikitpun
Kupeluk dan tak terfikir melepaskan


Namun
Kini aku ingin meletakkan
Meletakkan impian yang selama ini tak lelah mengalun
Aku lelah mempertahankan

Tangisan?
Tak akan mengalir lagi tak sedikitpun
Kepedihan?
Tak akan kurasakan lagi
Harapan?
Semuanya itu bualan

Kini aku berjalan
Berjalan juah meninggalkan semua impian
Impan semu yang pernah kau tingalkan

Selasa, 23 Agustus 2011

sebuah kata maaf part 2

memoriku berjalan kejadian tahun lalu
"Nad, gimana kalo kita daftar OSIS?" kata Lila suatu ketika
"apa?pengen sih tapi gimana ya?males"kataku
"gak papa ikut aja nih formulirnya" kata Lila sambil memberi formulir
"iya deh" kataku akhirnya
hari hari kuhabiskan dengan Lila katakanlah seleksi untuk ketua OSIS aku cukup menikmatinya
"Nad kita masuk jadi kandidat ketua OSIS?" kata Lila mengejutkanku
"ha? masa sih Lil?"kataku tak percaya
"iya" Lila menjawabnya
"wah gak nyangka yaa" kataku sambil senyum
"dulu aja gamau sekarang seneng" ledek Lila
"eh, gak juga" jawabku asal


"Nad, kamu jadi kandidat OSIS ya?" kata salah seorang teman
"hehe iya" jawabku
"aku dukung kamu yaa" katanya
dukungan dari teman temanku berdatangan tapi tak kudapat dari dia tapi tak kupikirkan


"udah nyiapin pidato?" tanya Lila
"udah nih" jawanku sambil memberi selembar kertas
Lila membacanya cukup seksama lalu mengembalikannya


Tiba saatnya kami berpidato di depan teman teman. Aku mendapat giliran terakhir jadi aku menunggu di dalam ruangan
"Nad giliranmu" kata pak Doni salah satu pembina OSIS
aku pun melangkah ke lapangan dan membaca visi misiku entah mengapa teman teman gaduh, tapi kucoba mengabaikannya. Aku masuk ke ruang tunggu tadi dan salah seorang guru memintaku dan calon calon lain termasuk Lila berkumpul
"tadi kalian hebat tapi Nadia bagaimana bisa kau" kata pak Doni

"apa pak?" aku menjawab sedikit bingung
"bagimana bisa visi misimu sama seperti punya Lila? bisa kau menjelaskannya" kata pak Doni
"mungkin cuma kebetulan cuma mirip pak?" kataku mencoba menetralisir perasaanku
"tidak kalian sangat sama 80% sama" elak pak Doni
"apa pak?" aku terkejut
"Lila mana teksmu" perintah pak Doni lalu Lila memberikan teksnya dan pak Doni memberikan padaku


aku membandingkannya terdiam, aku syok menurutku ini 95% sama tapi ini ideku jadi ini alasannya teman teman gaduh kupandangi Lila yang tak mau menatap wajahku 

"Lila tadi sudah menjelaskannya bapak tidak menyangka kau itu teman deketnya kan? tapi ide dari Lila mala kau jiplak" pak Doni berkata sengit padaku
"apa pak?" kataku masih tak terima
"Lila itu anak pintar dan kau beruntung berteman dengannya tapi ya Tuhan bapak gak nyangka" kata pak Doni terus memojokanku
"pak ini salah paham" aku mencoba mengelak
"stop masalah ini sudah clear saya pusing kembali ke kelas" perintahnya
aku membeku
"semuanya cepat" teriaknya
aku keluar ruangan dengan perasaan tak percaya
Gosip aku menjiplak menyebar, semua memandang padaku.aku tahu masih ada mereka teman temanku yang terus percaya aku dan menguatkanku tanpa mereka entah aku bagaimna tapi tetap saja ini menyakitkan Tiba saatnya pemilihan ketua OSIS yang seperti kuduga Lila pemenangnya dan aku hanya 20-30 orang yang memilihku dari sekian banyak siswa.


"mama tahu sakitnya aku?"

Akhirnya mama memelukku seakan akan tidak akan melepaskanku dan kubiarkan air mata ini  bercucuran.

"Dia mencurinya ma, apa yang kurang dari dia? dia pintar memenangkan semua olimpiade dia hebat, sedang aku ma? aku cuman ingin terlihat sedikit saja" kataku bercucuran air mata

"sudah nak sudah"
susana sunyi berlangsung cukup lama
"Nad, kamu inget film yang dulu kita tonton" kata mama
"apa?" jawabku lemas
"a moment to remember" katanya

"hah" aku menerawang
"memaafkan adalah memberi sedikit ruang pada rasa kebencian" kata mama mengingatkan
"sangat mudah mengatakannya tapi aku melakukannya sangat sulit. Bagiku memaafkan adalah seperti sebuah kertas yang sudah dicoret coret lalu kita menghapus sedikit demi sedikit jika sudah selesai pasti ada bekas hapusan itu tidak bisa kembali seperti dulu kau harus membakarnya intinya jika aku harus memaafkan Lila aku harus menghapusnya dari hidupku tak berbekas."
"kamu ini terlalu ekstrem , terlalu berlebihan"
"Terlalu ekstrem ma? Jika mama bilang ini adalah sifat remajaku yang cenderung melebih lebihkan tapi ini memang nyatanya,terlalu sakit hatiku."

mama diam
"coba kamu lupain kaitannya dengan Lila mama sedang bicarain film bukan Lila"
"apa?"
 "sudahlah nak"
"apanya?"
"telan nak telan"
"mama ini bicara apa?"
"telan gengsimu buat maafin Lila"

aku hanya diam memikirkan kata kata mama benarkah selama ini karna gengsi aku sulit maafin dia?

"ma haruskah aku baikan dengan Lila?”kataku   
“toh tanpa Lila aku masih punya banyak temen” tambahku
“harus,dia sahabatmu”kata mama
“sahabat sejak kecil pula”tambah mama
“sahabat yang menusuk dari belakang?”kataku
“Lila punya kesalahan besar,mungkin kamu sulit memaafkannya”
“perlu kamu tahu mama dulu cukup kecewa berat dengan Lila,tapi melihat Lila selalu menjauh dari mama seakan takut sama mama. Mama kasihan,sepertinya dia punya rasa bersalah mendalam”kata mama
Aku tersentak mendengar cerita mama tak kusangka Lila seperti itu
“Sayang ,Tuhan mau mengampuni hambanya yang berdosa sebanyak apapun tapi ingat syaratnya hambanya itu harus mau  memaafkan sesamanya”kata mama
“entahlah ma”kataku
“mama enggak mau kamu dapat nilai 100 di agama selalu aktif  baksos tapi kenyataannya aplikasinya sendiri gagal”kata mama
Suasana hening menyerang
“aku bukan orang seperti itu ma aku tidak selalu mendapat nilai sempurna dan tidak selalu aktif baksos ” kataku memecah keheningan
“apalagi kalau begitu tambah ogah”canda mama
Kami tertawa bersama
Sunyi sebentar,dan
“aku akan menemuinya”kataku akhirnya

Mama tersenyum dan memelukku

Esoknya aku bermaksud menemuinya tapi karena rapat OSIS jadi membuatku menunggu
“Hei Dina,Lila mana?”kataku pada Dina,temanku anggota OSIS juga
“dia enggak datang rapat dan enggak masuk sekolah juga”kata Dina
“oh makasih”kataku

Kegelisahan menderu jangan jangan mimpiku benar
Aku berlari ke rumah Lila yang kebetulan dekat tapi rumahnya sepi aku menelpon handphonenya mailbox terus,menelpon rumahnya enggak bisa, aku merasa takut.
Sampai di rumah aku cerita sama mama, mama yang ikut cemas juga menelpon orangtuanya tapi juga mailbox. Pikiranku semakin kacau

Beberapa hari berlalu, tak pernah ada khabar dari Lila

"nadia"
"ya ma"
“sayang,ini nomor telponnya Lila yang baru”kata mama sambil memberikan secarik kertas
“hah” kataku entah kaget atau senang
“kok nomornya panjang gini ma?”kataku
“karena itu ada kode akses dan kode negaranya jadi kelihatan panjang”kata mama
“hah?”kataku
"nomor australia"
“ayahnya pindah tugas”kata mama
"Lila pindah?"
Lila pindah ke Australia tanpa memberitahuku,aku kecewa.
"Nad, telfon dia"
aku memnadang mama cukup lama dan mengangguk. aku berjalan menuju meja telpon dang mulai menekan tombolnya
“Nad, bersikap baik ya?” kata mama penuh senyuman
Aku mengangguk "akan kucoba"

“hello”kata Lila
Aku terdiam
“hello?” kata Lila lagi
“helloo?”kata Lila lagi
Aku menarik nafas
“Hai Lila”kataku
Telpon sunyi
“apa khabar?”kataku memecah kesunyian
“masih ingat bahasa Indonesia kan?” candaku sebaik mungkin
“aku mencarimu beberapa hari lalu di sekolah aku menunggu sampai selesai rapat OSIS namun kau tak muncul”kataku
Suasana tetap sunyi
“aku bermaksud ….
minta maaf, baikan kau tahu”kataku “tapi kau pergi”kataku
Terdengar suara isakan dari luar
“aku … minta ma…af”kata Lila penuh isakan
“buat apa?” kataku “kesalahanmu cukup banyak”kataku sambil tertawa
“a..ku”kata Lilaa dan dilanjutkan tangisan
“stop menangis Lila please” kataku
“a…ku minta maa..f”katanya
“iya, buat pergi tanpa ijin atau buat….” Aku menarik nafas “yang lain”kataku
“aku minta maaf buat semuanya aku bukan sahabat yang baik”katanya
“aku iri padamu pencuri dan aku terlalu mentingin egoku,ingin ....”tambahnya
Aku mulai terisak
“ke..napa kau iri padaku?dengan semua prestasimu?apa yang membuatmu iri?”kataku
“kau tahu kau lebih hebat dalam organisasi dan aku nol besar”katanya
“maafkan aku”katanya lagi
“jujur waktu itu aku membencimu sangat”kataku
“a..ku minta maaf aku takut untuk menemuimu aku takut setiap bertemu papa dan mamamu dan aku takut… minta maaf”katanya
Aku menangis “ aku juga minta maaf telah membencimu”kataku
“kau pantas membenciku” katanya
“tidak.. aku tahu seorang sahabat sejati sudah seharusnya tidak membenci sahabatnya”kataku
Kami terdiam sejenak
“a..ku minta maaf tidak pamit aku taku…t” sambung Lila
"Nad...ia" sambungnya lagi
Aku tersenyum di ujung telepon sambil membatin Tuhan terima kasih.
"Lila"kataku Lila hanya menangis
"I miss you" kataku
                                                                 ***
Semua kembali baik
Semua telah berakhir bagiku
Kini, aku merasa bernafas , aku merasa bebas

kugendong tasku
"Ma aku berangkat dulu"
"gak mama anter?"
"gausah"
aku masuk ke sekolah dengan senyum         

:D


Sabtu, 02 Juli 2011

Sebuah kata maaf (part 1)

“sampai jumpa” katanya
  Aku terdiam
“dag” katanya sambil melambaikan tangan
Aku terdiam
Lalu ia pergi berlari di tengah hutan
Aku spontan berlari mengejarnya
“TUNGGU”teriakku
Tapi percuma dia sudah hilang….
Dan aku  terjatuh dari kasur, aku terbangun dari tidurku, itu kali ketiga aku memimpikan mimpi itu. Mimpi itu seakan menerorku."aneh" fikirku

Namaku Nadia barusan aku memimpikan sebut saja sahabatku namanya Lila, karena suatu kejadian  sekarang aku jarang bahkan tak pernah bersama dia lalu tiba tiba aku memimpikannya terus tiga kali untuk saat ini. 

“Nadia”panggil mama sembari masuk kamarku
“ya”kataku lemas
“kamu kenapa?mimpi buruk?”kata mama
Akupun mengangguk
“Lila lagi?” kata mama
Aku mengagguk
“Nad mungkin ini pertanda kamu harus maafin dia”kata mama
Aku tersenyum kecut 
“Nad besok temui dia di sekolah ajak dia bicara”kata mama
“dia aja enggak pernah minta maaf masa tiba tiba aku nyamperin terus ngobrol? gak lucu”kataku ketus
“mungkin dia enggak berani”kata mama
Aku terdiam
"haha" tawku mengambang
“Nad terkadang kita harus memaaafkan dahulu”kata mama
“besok kamu harus temui dia bagaimana jika mimpi ini pertanda dari Tuhan?”kata mama
Aku cemberut
“temui Lila jika enggak masalah ini mama bilangin papa” ancam mama
“mama apaan sih gitu mulu aku bukan anak kecil” kataku
“iya biarin aja biar papa yang nyelesain masalah ini”kata mama
“iya iya besok aku temuin” kataku asal
Esok harinya…
“ingat nanti kamu nanti temuin Lila ya?” kata mama sewaktu mengantarku
“iye”kataku

Sesampainya di kelas aku melihat Lila 'DEG' jantungku seakan gitu aku teringat kata kata mama dan aku bermaksud menghampirinya tetapi ada semacam penghalang yang bersuara “udah deh dia yang salah kalau gitu kamu enggak nglatih dia”
Aku pikir aku bisa melakukannya tapi ini sulit akhirnya aku menunda berbicara dengannya lagipula dia yang salah "besok aja" fikirku
Namun hal itu terus menerus terulang sampai seminggu aku tidak bisa melakukannya.

“Nad udah ngomong sama Lila?”kata Mama suatu ketika
“Belum” kataku
“belum?”kata mama
“gak sempat”kataku asal
“gak sempat selama seminggu? haha” olok mama
“ma udah deh cepat atau lambat aku pasti baikan” kataku

Tak lama mimpi itu terulang lagi Lila pergi dan aku berusaha mengejarnya,kali keempat aku memimpikannya ini aku terbangun dengan ngos  ngosan seperti sehabis olahraga, it drive me insane

“ma aku mimpi lagi”kataku di waktu sarapan
“hmm terus kamu udah baikan ma Lila?”kata mama
“Belum”kataku
“ini pasti karena kamu belum maafin dia” kata mama
“ma jangan mulai deh lagipula udah maafin dia tapi buat kembali seperti dulu itu susah” kataku
“susah gimana?”kata mama
“seorang sahabat seharusnya tidak membenci sahabatnya”tambahnya
“hih, mulai deh, kan dia sibuk ma ingat dia adalah ketua OSIS ingat? KETUA OSIS!!”kataku sambil segera pergi meninggalkan meja makan

Ketika aku mulai meratapi semuanya di kamar aku merasakan mama masuk kamarku

"kamu ini kenapa? tiap bahas ini mesti kamu kaya gitu" kata mama
aku terdiam sesaat"
"apa mama gak paham apa?" kataku 
“Oh, remaja" ledek mama
"Mama akan bilang papa tentang masalah ini,jika kamu enggak segera baikan gimana?”kata mama
“hah iya bilang aja”
“terus papa akan menelpon mereka mengajak makan bersama keluarga Lila dan aku diajak damai sama Lila?”
“aku bukan anak kecil itu semua percuma Ma..” kataku dengan berapi api
“hah percuma gimana?”kata mama suara agak meninggi
“jelas percuma Ma karena saat di sekolah, aku yang tahu apa yang kulakukan papa maupun mama enggak tahu”kataku
“tapi itu menyelesaikan kan?”kata mama
“Ma aku benci metode ini selain membuatku malu itu membuatku harus berakting”kataku
“tapi itu membuatmu berdamai dengan Dhita”kata mama
“tapi ketika di sekolah kami akrab lagi itu butuh waktu ma dan mama tau ini kasusnya beda Ma beda” kataku sambil terisak
“ini enggak sekedar salah paham” kataku
mama terdiam sejenak
“tetap saja mama paham mungkin kamu kecewa sebel marah tapi itu sudah lama sekali” kata mama
“mama, masih jelas di dalam memoriku bagaimana dia melakukannya......."
memoriku menuju kejadian itu lagi kejadian yang paling aku benci untuk diingat

                                                                                                                                   To be continued...

Sabtu, 25 Juni 2011

Cita Cita

Cita cita apa itu?
cita cita sering dianggap setidaknya beberapa orang yang kukenal tidak begitu tahu apa cita citanya atau tidak mengaggap penting
"ntar dulu ah"
"belum kepikiran"
well, cita cita menurutku adalah suatu harapan,tujuan,ambisi yang ingin dicapai
Tentang cita cita aku sendiri sedikit panjang, cita citaku bukan seorang dokter dengan stetoskopnya seperti kebanyakan orang bukan juga menjadi insinyur dengan topinya tapi tentang apa yang benar benar ada di hatiku

Waktu kecil, masih teringat jelas di ingatanku ketika menulis cita cita saat itu aku masih SD
"Bu, enaknya cita citaku apa?"
"jadi guru apa?"
"guru? guru apa?"
"guru bahasa inggris aja gimana?"
aku tersenyum keyakinan menjadi guru bahasa inggris benar benar kuat dalam benakku entah kenapa kata kata ibuku itu sangat meyakinkanku bahwa aku akan jadi "guru bahasa inggris"

Tapi waktu demi waktu berjalan aku tumbuh semakin dewasa aku ingat saat itu aku SMP entah kenapa aku ingin jadi "koki" aku sangat enjoy dengan memasak walau hanya telur goreng aku :D tapi aku tetap merasa tak yakin ada keraguan tersendiri

Dan waktu terus berjalan membuatku lupa akan cita citaku menjadi koki itu luntur tergerus waktu aku kembali ke ingin menjadi guru bahasa inggris bukan sekedar karena kata kata ibuku tapi karena aku suka tapi entah mengapa aku ragu

Aku bimbang dengan cita citaku apa sebenarnya cita citaku? sedang aku sadar aku sudah SMA harus punya pegangan harus tahu apa tujuanku aku masuk bahasa dengan mantap dan yakin tapi tak tahu apa cita citaku

but now, I found it , setelah sekian lama penuh kebimbangan aku telah  menyadarinya aku tak pernah merasa bergetar seperti ini saat aku membicarakan well, aku ingin jadi reporter Voice Of America (VOA) aku sangat memimpikannya sampai aku ingin menangis jika membicarakannya :) berawal dari menyaksikan acara ini di TV membuatku berfikir
"andai aku bisa seperti itu"
"aku pengen deh menjadi seperti itu"

cita cita ini tak tahu sejak kapan tapi aku tahu kapan aku menyadarinya saat itu ada tugas BK untuk menulis cita cita aku mulai berfikir dan sadar bahwa disini mimpiku terletak :)


mmm, First step, I have to improve my english
Yap I'll do this, do everything to reach my dream

aku akan mengejarnya terus dan terus :D

Jadi,  apa cita citamu?
:)

Jumat, 24 Juni 2011

Welcome :D


Layaknya blogger pada umumnya aku akan ngenalin diri hehe agak telat mungkin buat nulis gini ya mohon maaf ya :D

"Yaya" begitu orang orang memanggilku  :) tentang aku , aku seorang pelajar SMA N 1 Jepara yang juga anak bahasa yang merupakan cewek 16 tahun yang mencintai hidupnya yang sedang belajar menjadi blogger :D

Blog ini merupakan luapan isi hatiku luapan perasaanku, diluar tak ada yang benar benar mengerti tentang apa yang kurasakan dan inilah tempat untuk speak up :)

Well, tanpa basa basi lagi, blog ini mungkin akan diisi curcol,opinion,cerpen,cerbung,puisi and anything
enjoy it :)

Minggu, 19 Juni 2011

This is my answer for you, friend :)

There is talk about me ,behind me 
I just say with my self "so what?"
There is  give respond "HAH?" "WHAT?" "REALLY?"
And I'll answer "absolutely YES why?"
There is  give respond "WHY?"
And I'll answer because "I love it because this is my dream"
And more than that all There is JUST SILENCE with expression that describes I don't know what likes shock maybe or "poor you" "how stupid you are" 
initially it makes me can't answer just wanna pull all my hair out 
angry? yes
frustrating? yes 
sad? yes 
and dissappointed? YES
But now, I ask you "don't you ever have a dream?"
"And what? Will you disregard your dream?" 
"That's why I just can't disregard my dream"

:)

Selasa, 12 April 2011

my life destiny


well, aku hanya ababil yang gamau ngomong berat :D . Oke, tujuan hidup , aku belum tahu pasti tapi menurutku my life destiny is my dream . yeah, untuk saat ini bagiku tujuan hidup bagiku adalah menggapai mimpiku .
Tujuan hidup sendiri menurutku apa yang menjadi pemikiranku di masa depan >berat< atau apa yang ada di anganku. Pemikiranku di masa depan aku belum tau pasti tapi yang ada di pemikiranku saat ini simple aja kebimbanganku di jurusan bahasa IPA dan IPS, jurusan jurusan di SMA.
My dream mungkin di bahasa jangan tanya kenapa , aku juga kadang bingung tapi itulah mimpiku, sejak kecil aku sudah memutuskan besok SMA aku masuk jurusan bahasa berhubung ibuku guru SMA jadi sejak kecil aku sudah tahu sedikit seluk beluk jurusan di SMA.
Oke aku, seorang anak kecil yang mungil itu tumbuh menjadi remaja yang mulai mempedulikan anugerah Tuhan , telinga

tentang mimpiku ada yang bilang
"bahasa? mau jadi apa?"
"bahasa? jurusan di kuliah kecil"
"lapangan pekerjaan kecil"

aku tetap kuat bersama teman temanku yang mendukungku
"Ya, aku mau masuk bahasa ntar bareng Ya?"
"oke Ya, aku ikut kamu ke bahasa"
"aku juga suka bahasa"

Namun satu persatu mereka pergi
 "maaf Ya aku disuruh ortu ke IPA"
"aku takut susah dapet kuliah aku mau masuk IPS"
"maaf"

Dan aku rapuh sangat rapuh tak ada pegangan
Aku sangat sering bercerita pada banyak orang tapi mereka tidak benar benar mendengarkan .
Dan, aku mulai memikirkan masa depan.

 IPA
 Yap, mungkin aku akan jadi murid yang dipenuhi buku dan masa depanku entahlah bisa jadi dokter atau ilmuan tak pernah ada di pikiranku.

IPS
IPS mungkin aku akan dipenuhi banyak hafalan dan masa depanku entahlah mungkin aku bisa jadi presiden?

BAHASA
Setiap aku memikirkannya aku teringat masa kecilku membayangkan seorang anak kecil berwajah polos berkata "Bu aku mau masuk bahasa" dan untungnya ortu selalu dukung kemana aku berlanjut. Nilai tertinggiku dari kecil memang bidang bahasa, untuk cita cita entahlah namun aku suka menulis.
Oh Tuhan akankah impianku hilang hanya karena omongan orang NO WAY

aku mulai bangkit meyakinkan diri membangun semua pondasi yang sudah kuhancurkan dengan paluku sendiri. Pondasi itu semakin tinggi walau kadang aku menghancurkan pondasiku tapi aku tak bosan membangunnya lagi.

Kisahku belum berhenti pondasi itu sudah lama tak kuberi tambahan kubiarkan begitu saja. Namun
suatu saat di toko buku aku berada di rak bagian bahasa dan sastra....
"cari buku apa dek?" kata seseorang
"ooh suka bahasa ya?" kata orang itu
"hehe"jawabku
"masuk sastra dong" kata orang itu yakin

perkataan orang itu meyakinkanku aku baru bertemu orang itu hari itu aku tidak mengenalnya tapi orang itu begitu yakin atau setidaknya meyakinkanku.

Pondasiku semakin tinggi dan tinggi sampai saat ini, aku putuskan untuk menjaganya dengan sangat sebesar apa angin menerpanya, pondasi selalu kuat. 

well, aku pikir itulah pemikiranku tentang my life destiny dan sekarang aku sudah yakin my life destiny yang ada di anganku, aku sudah memutuskan untuk mengejar mimpiku,  Terus berlari sampai di garis finish walau aku tahu mereka mengolok olokku dan melempariku aku akan terus berlari mencapai my life destiny :)

how about you?
:)
 
Copyright 2009 note of eunike. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Blogspot Templates From Wordpress by Wpthemesfree